Rindu Jerami

Rindu pada sebuah jerami
yang terbakar di tengah petak sawah
lalu jadi arang hitam dan mulai mendebui udara

Rerumputan bergoyang
seiring tarian angin malam sepoi
ditemani sinar malam rembulan
dan nyanyian jangkrik bergema
Akupun melempar tanya padanya
"Kapan aku melihatnya lagi?"

Bungkam
Tak satupun huruf bersenandung dari stomatanya

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pawit; Kesumat

Bagus Menghabisi Dosen