Orang di luar sering bilang, "Mahasiswa adalah kaum intelektual", terkadang kita sendiri juga berkata dan sepakat demikian. Saya kira kitapun sepakat bahwa tidak hanya semata-mata karena nilai kita kuliah tetapi pengetahuan yang lebih yang kita inginkan. Pada konteks saat ini, kita lebih mementingkan nilai yang entah dipandang dari sudut mana ia akan memiliki harga jual mahal ketimbang pengetahuan dan kemampuan. Pada saat nilai A=100, orang akan selalu berpikiran bahwa nilai itu didapat setara dengan pengetahuan dan kemampuan. Benarkah demikian? Siapa yang akan menjawab benar dan siapa yang akan menjawab tidak benar? Proses dan hasil sama-sama penting. Namun, jika hasil yang didapat sesuai dengan proses yang dilakukan dan dilewati, kenapa muncul berbagai keluhan dan protes? Tidak terima mendapat nilai kecil. Setiap kali ada pertanyaan, "Kenapa kamu rajin kuliah?". Banyak jawaban "Biar saya punya pengetahuan dan mengasah kemampuan saya tentunya". Apa penge...