Adanya Kala Pagi

Tiap ku bertanya
Jawabmu tak kurang

Tiap ku melangkah
Langkahmu tak kalah jauh

Tiap ku tertunduk
Wajahmu menengadah gagah

Tiap ku tertawa
Kau tersenyum makna

Menilik pandang mata di sudut merah
Otak bringas sudah keluar
dari sarang garang

Kalau tak ada
tak pula dicarinya
pun tak akan ada berita

Adanya kala pagi
Saat terik lilin kecil melewati rawa sunyi
Menhela nafas dan membelai kulit

Faktanya dua tangan sudah di depan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pawit; Kesumat

Bagus Menghabisi Dosen