AKU PEMUDA

Aku pemuda
Bukan pemuda

yang terbaring 
hanya karena sebuah peluru 
telah melubangi dadaku
Seperti sepuluh tahun yang lalu


Juga tak seperti mereka
yang tertembak di taman
tadi sore

Bukan pula 

si jalang 
yang tak pernah 
mengerti dirinya

Aku pemuda 

yang tak hanya ingin hidup 
untuk seribu tahun lagi
Aku tak akan berhenti 

pada satu-dua titik 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pawit; Kesumat

Bagus Menghabisi Dosen