Versus

Terpandang wajah kusam nan kelam
 Rambut panjang tak terkat terurai
 lusuh tak tersentuh tetesan hujan
 Tubuh kering bak tanah tandus
 yang tak ditumbuhi tanaman


Satu sandang siang malam

 Trotoar kecil jadi papan
 Angin malam mendekap
jadikan tubuh kering menggigil


Jauh kaki melangkah

Butiran beras
tetesan air
tak ditemui


Butiran peluh penuhi wajah lusuh

Debu terbang hinggapi tubuh
Tangan menjulur
Kening menunduk

Mereka palingkan wajah
mencibir bibir merekah
duduk merdeka di atas tubuh kering
seraya mengakak

Lapar tak jadikan iba
Haus tak buat hati tersentuh
Tapi
lagi-lagi duduk merdeka
dan mengakak

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pawit; Kesumat

Bagus Menghabisi Dosen