Senen; Stasiun Kita

Terakhir kali aku menunggumu di stasiun Senen
berkali-kali mencoba menyembunyikan harapanku
yang sudah terlalu lama mengendap
agar tak terkesan seperti aku si pesakit
menunggu obat sejak kemarin siang


Perjalanan kami malam ini Pada waktu yang ditentukan pula meski kita tak tahu siapa yang dikata "Kalian adalah beberapa potong keheningan"

Sumpahku yang sampai saat ini
masih terpenam jauh pada kesepian dirimu
Aku pergi dan datang menemui seberkas hati

Barangkali aku memang telah lama menanti
lama jua tak bersua dengan wajah yang tak kunjung tampak
di pelupuk mata
lalu tersungging pada bibir yang tak kuasa
ku angkat lagi

Terimakasih
Tanpamu aku tak rasakan keheningan malam ini
di Senen

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pawit; Kesumat

Bagus Menghabisi Dosen